“MIRIS”,SUNGAI
DELI TERKONTAMINASI OLEH SAMPAH MASYARAKAT MEDAN
Oleh
Fainal Lumbanbatu
Sumber : pribadi
Mendengar kata Sungai
pasti akan terbayang sebuah Maha Karya Alam yang sangat “ISTIMEWA” tentunya,
dimana kita dapat merasakan Indahnya Anugerah Sang Pencipta. Sungai memiliki peranan penting bagi kehidupan
sehari-hari dimana sungai sebagai sumber mata air, manfaat lain yang juga dapat
kita peroleh dari sungai yaitu sebagai wahana wisata bermain dan juga sebagai
sumber mata pencarian untuk masyarakat. Air sungai mengalir dengan jernih
dengan kesegaran yang seakan-akan menghilangkan rasa dahaga dibalik hiruk-pikuk
suasana kota.
Tetapi miris sungai deli
yang dulu konon ceritanya adalah sungai beraliran air jernih berubah menjadi
sungai yang beraliran air kumuh,keruh dan dipenuhi sampah-sampah masyarakat.
Sungai deli merupakan salah satu sungai
panjang yang ada di kota medan yang menghubungkan mulai dari daerah karo,deli
serdang dan kota medan, serta bermuara sampai ke laut belawan. Sepanjang aliran
sungai deli masyarakat banyak bergantung hidup mulai dari penyedia air dalam
pertanian sampai dengan penyedia air dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi
kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya sungai deli untuk kehidupan
sebagai penyedia sumber mata air semakin marak. Dimana sampah bertebaran di
depanjang tepian sungai deli keruhnya air dan bau yang di keluarkan oleh sungai
semakin parah.
Jika dibiarkan terus-menurus maka sungai deli akan
menjadi sebuah bank sampah dari masyarakat yang kurang mengerti akan pentingnya
peranan sungai bagi kehidupan sehari-hari. Apabila kita masih terus membuang sampah
sembarangan dan pabrik atau perusahaan industri masih membuang sampah ke
sungai, hal itu akan membuat keadaan
sungai deli terus menerus memburuk dan itu akan menurunkan kualitas air pada
sungai deli tersebut. Hal
sepele yang akan berakibat fatal untuk generasi yang akan mendatang,secara
tidak langsung kita mengajarkan mereka untuk tidak perduli akan lingkungan
disekitar kita. Apa jadinya kalo generasi yang akan datang tidak perduli juga
akan pentingnya melestarikan alam, Akankah kita tetap bertahan walau alam kita
rusak?
Selain peranan penting dari masyarakat,kurangnya juga
perhatian dari pihak pemerintah menjadi salah satu alasan dibalik terjadinya
pencemaran sungai deli yang semakin hari semakin parah keadaannya. Seharusnya
pihak pemerintah adalah salah satu yang memberikan solusi dimana dapat
mengurangi pencemaran sungai deli tetapi tidak pemerintah malah tidak
menghiraukan hal tersebut. Seandainya pemerintah mau ikut campur tangan dalam
bentuk pelestarian lingkungan mungkin masyarakat akan lebih menyadari bahwa
pentingnya menjaga kelestarian lingkungan khususnya untuk sungai deli. Salah
satu kegiatan yang seharusnya pemerintah lakukan untuk menjaga kelestarian
lingkungan yaitu Gotong Royong bersama masyarakat sekitar bantaran sungai deli.
Dan menghimbau masyarakat akan bahaya sungai yang telah tercemar akan
menimbulkan berbagai penyakit mulai dari diare,kolera,penyakit kulit dan juga
demam berdarah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar