Kamis, 12 Maret 2020

Harus dibaca dong

Sungai yang Sehat, Menjadi Sekarat
Oleh : Raimondo Limbong
            “Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan, sayang engkau tak duduk di sampingku kawan. Banyak cerita yang mestinya kau saksikan di sungai deli yang sekarat…” Mungkin ini merupakan nyanyian ataupun syair yang cocok untuk menggambarkan kondisi dari sungai deli saat ini. Kenapa seperti itu? Alasannya karena mirisnya kondisi dari sungai tersebut.
            Saat aku berjalan menyusuri sungai di kampung kelahiranku, saya merasakan udara sejuk, air mengalir yang jernih dan pemandangan yang indah. Berbeda dengan saat saya menyusuri sungai deli saya tidak melihat air di sana, yang terlihat hanya jenis cairan berwarna kuning cokelat, aroma yang menyengat jauh dari kata segar. Sungguh miris melihat kondisi sungai deli saat ini. Yang dahulunya merupakan sumber kehidupan dan sumber mata pencaharian sekarang sudah sekarat, semua cerita hanya tentang sampah… sampah… dan sampah.

Sumber: Merdeka.com
Masyarakat termasuk anak-anak melaksanakan kegiatan 17-an di sungai deli



            Tidak cukup sampai disitu, saat kita menyusuri hulu dari sungai deli pemandangan yang sangat memprihatinkan ialah kondisi hutan yang sudah gundul hal ini akan menyebabkan mudahnya tanah terkikis oleh air. Melihat semua kondisi tersebut apakah kita masih bisa mengatakan bahwa sungai deli itu masih sehat? Apakah kita sanggup mengatakan bahwa sungai deli itu sumber kehidupan? Tidak aka nada satu orang pun yang sanggup mengatakan hal tersebut. Namun di sisi lain masih ada sebagian masyarakat sekitar sungai deli yang masih menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari, bahkan anak mereka masih sanggup berenang di sana. Sungguh pemandangan yang indah melihat mereka berenang bersama, bermain bersama dibalik kondisi  sungai deli yang seperti itu.
            Siapakah yang bertanggung jawab atas kelestarian sungai deli? Itu merupakan tanggung jawab semua elemen tak terkecuali, mulai dari pemerintah hingga masyarakat biasa. Karena untuk menjaga kebutuhan kita bukan orang lain, menjaga kesehatan kita juga bukan orang lain tetapi diri kita sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wajib dibaca dongs

GOOD BYE SUNGAI DELI Oleh Gunplawan Lumban Tobing            Menyusuri pemukiman yang berada dibelakang gedung pencakar langit tepat...