Senin, 09 Maret 2020

Sungai Bukan Tempat Sampah Berjamaah.
Oleh : Gunplawan Lumban Tobing


Melihat sungai yang ada dikota-kota sekarang ini sunggulah sangat memperhatikan, sudah sangat banyak manusia menyalahgunakan keberadaan sungai itu sendiri, yang mana dulu sungai merupakan sumber air tetapi sekarang kita lihat manusia malah membuat sungai seolah-olah menjadi tempat sampah berjamaah. Salah satu contoh sungai di tengah kota Medan, yaitu sungai Deli. Sungai Deli merupakan penyumbang sumber air terbesar bagi penduduk kota Medan. Kita dapat melihat secara langsung penurunan kualitas air sungai Deli ditandai dengan perubahan warna air dan bau yang menyengat dari sungai akibat tumpukan sampah, padahal sebahagian masyarakat di pinggiran sungai masih memanfaatkan air Sungai Deli untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk kegiatan memancing, mencuci, bahkan ada masyarakat yang masih memanfaatkan sungai Deli untuk aktivitas MCK.
Masyarakat sekitar sungai juga tidak dapat melakukan banyak hal selain menerima keadaan dan menjalani aktifitas seperti biasanya, tetapi sebenarnya mereka juga merasa tidak nyaman pada keadaan sungai tersebut. Jika kita masih terus membuang sampah sembarangan dan pabrik atau perusahaan industri masih membuang sampah ke sungai, hal itu akan membuat  keadaan sungai deli terus menerus memburuk dan itu akan menurunkan kualitas air pada sungai deli tersebut. Kualitas air yang buruk akan membuat masyarakat sekitar hutan mengalami berbagai macam penyakit, mulai dari DBD sampai penyakit kulit.

            
Dengan kita tahu nya sungai Deli yang tercemar ini sudah sepatutnya kita masyarakat kota Medan memberikan solusi untuk mengembalikan kembali fungsi sungai Deli. Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk memperbaiki keadaan sungai Deli, sekarang ini sudah banyak organisasi kepemudaan sekitar kota Medan yang mulai sadar dan melirik betapa perlu nya peran pemuda untuk menggerakan perubahan dibidang lingkungan.
           Saya pernah bergabung dalam kegiatan relawan lingkungan, yang mana kegiatan ini dilakukan disalah satu anak sungai Deli dan langsung melibatkan masyarakat setempat dan juga anak-anak. Kegiatan nya memang sederhana tapi menurut saya, kegiatan ini sangat positif dengan melibatkan masyarakat sekitar sungai. Memang awalnya pasti ada penolakan tetapi saya percaya apapun niat baik yang kita lakukan, semesta akan selalu mendukung.


            Terakhir saran yang dapat saya berikan adalah dengan berfokus pada peningkatan sarana dan prasarana yang bertujuan untuk mengoptimalkan dalam memantau kualitas air sungai secara lebih rutin lagi diikuti dengan meningkatkan program pengawasan yang dilakukan oleh instansi terkait agar dapat meminimalisir pencemaran air sungai dimana hasil pelaksanaan pengawasan dapat digunakan sebagai acuan dalam penegakan hukum. Strategi pengendalian pencemaran air juga dapat tercapai dengan pengaplikasian program-program pengendalian pencemaran yang diwujudkan secara nyata dan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui program sosialisasi dan pelatihan untuk dapat menjaga kebersihan dan kelestarian sungai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wajib dibaca dongs

GOOD BYE SUNGAI DELI Oleh Gunplawan Lumban Tobing            Menyusuri pemukiman yang berada dibelakang gedung pencakar langit tepat...